Ada Isu Banyak SPBU Tak Lagi Jual Premium, Ini Kata Pertamina

Ada Isu Banyak SPBU Tak Lagi Jual Premium, Ini Kata Pertamina

Yogyakarta - Di semua media sosial telah beredar isu-isu tentang bahwa PT Pertamina (Persero) memaksa masyarakat beralih ke pertamax dan pertalite dengan menghapus premium secara perlahan di banyak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

Terkait kabar miring tersebut, Pertamina menjelaskan bahwa premium hanya dihapus di SPBU-SPBU yang berlokasi di sekitar pemukiman mewah, perkantoran mewah yang konsumennya adalah orang-orang kaya. 

Dari 5.300 SPBU di seluruh Indonesia, BBM jenis premium masih dijual di 4.500 SPBU alias 85% SPBU. Hanya sekitar 800 SPBU atau 15% saja yang tak menyediakan premium, itu pun lokasinya di kawasan mewah. 

"SPBU yang masih jual premium itu 4.500-an dari 5.300, nggak lebih dari 800 dan itu pun di tengah kota yang daerah orang kaya," kata Wakil Direktur Utama Pertamina, Ahmad Bambang, saat ditemui di Hyatt Residence Hotel, Yogyakarta, Rabu (18/1/2017). 

Menurut Bambang, penghapusan premium di kawasan elite pun tak menimbulkan masalah serius karena begitu keluar dari kawasan tersebut, masyarakat bisa mendapatkan premium. 

Contohnya di Kelapa Gading, SPBU tak menjual premium. Tapi SPBU di Pulo Gadung dan Rawamangun yang berdekatan dengan Kelapa Gading masih menjual premium karena masyarakat di daerah itu banyak yang kelas menengah bawah.

"Di Jakarta misalnya, di Kelapa Gading nggak jual, tapi ke sebelahnya di Pulo Gadung atau Jalan Ahmad Yani kan ada," ucapnya.

Di kawasan elite, kata Bambang, tak ada yang protes karena tak ada premium. Sebab, masyarakatnya memang bukan konsumen premium. "Memang konsumennya enggak ada di situ," tandasnya. 

Pertamina tetap menyediakan premium karena itu penugasan dari pemerintah. Pertamina menjamin premium tersedia dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ada Isu Banyak SPBU Tak Lagi Jual Premium, Ini Kata Pertamina"

Post a Comment