Astra Kuasai 18% Saham Cipali



Jakarta - Sebagai salah satu bentuk peran serta dalam pembangunan infrastruktur jalan tol yang ada di Indonesia khususnya di Pulau Jawa, PT Astra International Tbk (Astra) lewat PT Astratel Nusantara (Astratel) semakin memperkuat portofolio investasi di jalan tol.

Hari ini Astratel menandatangani perjanjian terkait pengalihan 40% saham PT Baskhara Utama Sedaya (BUS) dari PT Interra Indo Resources (Interra) kepada Astratel. BUS adalah pemegang 45% saham di PT Lintas Marga Sedaya (LMS), dimana LMS merupakan pemegang konsesi ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Dengan demikian, Astratel mempunyai kepemilikan saham efektif di LMS sebesar 18%.

Sebagai satu kesatuan transaksi, Astratel juga mengambil alih piutang terhadap BUS yang, jika dipenuhinya kondisi-kondisi tertentu, dapat dikonversikan menjadi tambahan saham sehingga kepemilikan saham efektif Astratel di LMS akan menjadi 22,3%.

Irawan Santoso, Presiden Direktur Astratel, mengatakan bahwa transaksi ini merupakan kelanjutan komitmen Astratel dalam mendukung pengembangan dan pembangunan infrastruktur di Indonesia, khususnya jalan tol.

"Selain itu, investasi dalam bidang infrastruktur tidak hanya bertujuan untuk melengkapi dan menyeimbangkan bisnis Astra, tetapi juga untuk mewujudkan cita cita Astra yaitu 'Sejahtera Bersama Bangsa' serta visi jangka panjang Astra 2020 'Pride of the Nation'," kata Irawan dalam keterangan tertulis, Selasa (17/1/2017).

Ruas tol Cipali memiliki panjang 116 km dan telah beroperasi penuh sejak Juni 2015 dengan periode konsesi hingga 21 Juli 2041. Ruas ini merupakan salah satu ruas terpanjang dalam jaringan tol Trans Jawa.

Ruas jalan tol ini menghubungkan daerah Jabodetabek dan Karawang dengan daerah lain di Pulau Jawa dan menjadi jalur utama logistik nasional. Keberadaannya diharapkan akan dapat mengembangkan potensi ekonomi daerah, sehingga menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan masyarakat serta memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.

Dengan tuntasnya transaksi tersebut, Astratel memiliki enam ruas jalan tol melalui kepemilikan saham
secara langsung ataupun tidak langsung di enam perusahaan, yaitu :
PT Marga Mandalasakti, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Tangerang-Merak (72,45 km), kepemilikan Astratel 79,3%
PT Marga Harjaya Infrastruktur, BUJT ruas tol Jombang-Mojokerto (40,5 km), kepemilikan Astratel 100%
PT Marga Trans Nusantara, BUJT ruas tol Kunciran-Serpong (11,2 km), kepemilikan Astratel 40%.
PT Trans Marga Jateng, BUJT ruas tol Semarang-Solo (72,6 km), kepemilikan Astratel 25%
PT Trans Bumi Serbaraja, BUJT ruas tol Serpong- Balaraja (30 km), kepemilikan Astratel 25%
PT Lintas Marga Sedaya, BUJT ruas tol Cikopo-Palimanan (116 km), kepemilikan efektif Astratel
18%

Dengan demikian Astratel bersama mitra bisnisnya telah memiliki 342,8 km konsesi jalan tol dan
menjadi salah satu perusahaan swasta terbesar dari sisi jumlah panjang jalan tol yang dimiliki. Astratel
akan terus melanjutkan dukungan terhadap program Pemerintah dalam bidang infrastruktur. (dna/dna)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Astra Kuasai 18% Saham Cipali"

Post a Comment