Banzai! Inilah Makanan Para Tentara Jepang yang Legendaris

Kawaguchiko - Pada zaman dahulu kala, semua tentara Jepang sangat senang mengkonsumsi sebuah makanan tradisional bernama hoto sebelum kembali ke medan untuk berperang. Selain bergizi, kuliner ini juga sangat mengenyangkan.

Traveling ke suatu daerah, tentu tidak lengkap tanpa mencoba kuliner khasnya. Bagi Anda yang bertandang ke Gunung Fuji di Prefektur Yamanashi, ada kuliner khas Hoto yang sedap.

Ceritanya, kuliner Hoto banyak dikonsumsi oleh para pejuang Jepang sesaat sebelum pergi berperang. Atas undangan dari Keio Plaza Hotel Tokyo, detikTravel pun sempat singgah ke Restoran Kosaku Hoto Kosaku untuk mencoba kuliner legendaris tersebut di sela kunjungan daytrip ke Gunung Fuji pada Jumat pekan lalu (13/1/2017).

"Restoran ini sudah lama, menu utamanya adalah Hoto yang khas Yamanashi. Dahulu, hoto dimakan oleh para tentara dan prajurit Jepang sebelum pergi berperang," ujar Yuji.

Dari penelusuran detikTravel, kabarnya kuliner Hoto ini ditemukan pertama kali oleh seorang panglima perang Jepang kenamaan yang bernama Takeda Shingen. Bagi traveler yang menggemari sejarah Jepang, tentu sudah tidak asing dengan namanya.

Nuansa Jepang yang sangat kental (Randy/detikTravel)
Dari segi tampilan, Restoran Kosaku Hoto Kosaku begitu kental dengan nuansa Jepang. Sebelum melangkahkan kaki ke dalam restoran, tamu pun diharuskan melepas sepatu dan menaruhnya di dalam kotak-kotak yang telah disediakan di pintu masuk.

Setelah melepas sepatu, kami pun memilih satu meja dengan alas duduk tatami. Namun berbeda dengan tatami tradisional, tatami yang kami pilih memiliki rongga di bawah meja untuk kaki. Bisa dibilang kalau ada pengaruh Barat dalam hal ini.

Tidak pakai lama, pelayan pun langsung menghampiri kami dan menyodorkan buku menu. Seperti yang sudah direncakakan, aneka hoto dengan toping berbeda pun menjadi pilihan. Ada toping daging sapi, babi hingga beruang. Bagi traveler Muslim, tentu bisa memilih hoto dengan toping sapi.

Sabar menunggu, kuliner Hoto pun segera tersaji di hadapan kami. Dalam sebuah mangkuk yang berukuran besar, tampak jelas semacam mie udon yang tebal seperti kuetiauw serta daging sapi dan sayuran seperti sawi, jamur, labu dan irisan daun bawang.

"Makanan ini sangat enak disantap saat dingin, porsinya juga cukup banyak, jadi cukup mengenyangkan," ujar Yuji.

Inilah kuliner Hoto yang legendaris (Randy/detikTravel)
Secara porsi, semangkuk Hoto ini memang tergolong besar. Untuk orang Indonesia, seporsi Hoto agaknya cukup untuk dua orang. Selain semangkuk Hoto, traveler juga akan diberi satu mangkuk kecil lain untuk menikmati Hoto di wadah yang lebih kecil.

Untuk per porsinya, sebuah hoto dihargai antara 120.000 - 347.000 rupiah tergantung toping yang dipilih. Harganya memang tidak murah, tapi setara dengan pengalaman dan tentunya sangat mengenyangkan.

Lokasi restoran ini terletak di 1638-1 Funatsu, Minamitsuru-gun, Fujikawaguchiko-machi 401-0301, Jepang.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Banzai! Inilah Makanan Para Tentara Jepang yang Legendaris"

Post a Comment