Inikah Museum Miniatur Buku Satu-satunya di Dunia?

Inikah Museum Miniatur Buku Satu-satunya di Dunia?



Baku - Negara Azerbaijan memang sudah terkenal dengan lubang apinya. Namun ternyata masih ada hal menarik lain yang bisa traveler kunjungi jika ke negara tersebut yaitu Museum Miniatur Buku.

Dikumpulkan detikTravel dari banyak sumber, Selasa (17/1/2017) Museum ini adalah milik seorang kolektor miniatur buku bernama Zafira Salahova. Baru dibuka di tahun 2002, Museum ini disebut-sebut sebagai satu-satunya museum miniatur buku.

Seluruh buku ini kumpulkan selama lebih dari 30 tahun. Ternyata tak semua miniatur buku ini milik Salahova. Sebagian besar merupakan sumbangan dari para kolektor Ukraina.

Para kolektor mulai menyumbangkan miniatur buku berukuran mini pada tahun 2001. Kemudian di tahun 2002 barulah Salahova resmi membuka museum ini untuk umum.

Buku berukuran mini (Cihan News Agency/Youtube)Buku berukuran mini (Cihan News Agency/Youtube)
Saking mininya, di sini ada buku berukuran peri lho! Bukan hanya ukuran, penulisnya pun beragam seperti karya Puskin, Dostoyevsky, Gogol, dan Chukovsky.

Untuk koleksi tertua, Salahova memiliki salinan miniatur Quran abad ke-17. Kalau yang paling tebal dan terkecil (6mm x 9mm) jatuh kepada buku Rusia dengan Judul 'Hal Paling Ajaib'. Buku ini hanay dapat dibaca menggunakan kaca pembesar.

Seluruh koleksi ini terdiri dari seluruh dunia. Tentu saja ditulis dalam berbagai bahasa termasuk Azeri, Rusia, Inggris, dan Jerman.

Apa ya alasan Salahova membuka museum ini? Ternyata Salahova ingin memotivasi generasi selanjutnya untuk terlibat membaca dan sastra.

Salahova juga telah menerbitkan beberapa buku miniatur buatannya, salah satunya Konstitusi Azerbaijan, yang juga dipamerkan di museum ini.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inikah Museum Miniatur Buku Satu-satunya di Dunia?"

Post a Comment