Kasus Hukum Diyakini Tak Ganggu Alih Fungsi Lapangan Tenis ke Stadion Bisbol



Jakarta - Rencana berubah fungsi dari lapangan tenis di kawasan Gelora Bung Karno atau (GBK) Senayan, Jakarta menjadi stadion bisbol yang dipercayai akan berlangsung lancar. Kasus hukum yang membayangi tak dijadikan masalah yang serius. 

Penggusuran kompleks lapangan tenis di GBK menjadi stadion bisbol dipicu kebutuhan Asian Games 2018. Sempat terjadi tarik ulur alih fungsi lokasi itu. 

Padahal perombakan itu sudah lewat persetujuan PP Pelti. Namun, justru PP Pelti yang kemudian mempermasalahkan dan membawanya ke ranah hukum. Federasi tenis lapangan menggungat Direktur Utama PPK GBK, Winarto. 

Ketua Umum Perbasasi Syahrier Nawier meyakini hal itu tak akan mengganggu proses alih fungsi. 

"Perombakan lapangan tenis tetap akan dilakukan. Itu sudah masuk dalam paket pembangunan dari Kementerian PU dan Pera sebagai renovasi GBK menuju Asian Games 2018," kata Nawier usai jumpa pers pelaksanaan Liga Mahasiswa Sofbol di Kantor KOI Senayan, Selasa (17/1/2017). 

Untuk membangun stadion bsibol itu, 12 lapangan tanah liat dan enam lapangan permukaan keras akan digusur. Maka nantinya kompleks lapangan tenis yang ada di Jl Pintu Satu, Senayan, Jakarta itu hanya mempunyai tennis indoor dan centre court yang kondisinya kini sudah tua dan masuk sebagai bangunan cagar budaya. 

Hingga kini persoalan pun masih terus berlanjut. Kabar terakhir persoalan tenis masih dalam tahap mediasi. 

Nawier mengatakan sejauh ini pengadilan tidak ada keputusan untuk membatalkan perombakan. Sebab, yang dipermasalahkan oleh PP Pelti adalah terkait ahli fungsinya. 

"Yang dipermasalahkan Pelti ini kan soal ahli fungsi. Sementara ini kan bukan ahli fungsi yang dalam arti peruntukkannya berubah.Tetapi ini kan tetap untuk sarana olahraga, dari lapangan tenis jadi lapangan bisbol. Jadi yakinlah September 2017 ini bakal kelar karena sudah masuk paket juga," ungkap dia. 

"Jadi saya pikir juga pengadilan tidak akan mempengaruhi proses renovasi GBK yang akan dilakukan saat ini," ucap dia. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kasus Hukum Diyakini Tak Ganggu Alih Fungsi Lapangan Tenis ke Stadion Bisbol"

Post a Comment