Toshiba Pertimbangkan Lego Bisnis Chip ke WD

Foto: Getty Images

Jakarta - Toshiba lagi mempertimbangkan akan adanya kemungkinan untuk spin off atau pemisahan bisnis memori chipnya. Perusahaan yang berasal  dari Jepang ini berencana untuk menjual sebagian saham miliknya di bisnis semikonduktor kepada Western Digital (WD). 

Hasil penjualan sebagian saham ini rencananya akan digunakan untuk menambal kerugian yang dialami unit bisnis nuklir Toshiba di Amerika Serikat. Dilaporkan Computer World, Kamis (19/1/2017), Toshiba diperkirakan akan menjual sekitar 20% sahamnya di bisnis memori chip senilai USD 2,65 miliar.

"Benar, kami sedang mempertimbangkan spin off bisnis chip memori kami. Namun sejauh ini belum ada keputusan lebih lanjut," kata juru bicara Toshiba dalam pernyataannya. 

Unit bisnis memori chip tercatat menghasilkan sebagian besar laba operasi Toshiba. Perusahaan yang pertama kali memasuki pasar memori flash pada 1984 ini sekarang fokus pada memori nonvolatile seperti memori 3D flash. Toshiba juga membuat kartu memori wireless dan USB flash drive.

Toshiba menargetkan proses spin off bisa selesai pada akhir Maret tahun ini. Penggabungan bisnis antara Toshiba dan WD diprediksi akan menciptakan pemimpin baru di industri memori chip. 

Tahun lalu, WD mengakuisisi SanDisk yang sebelumnya sudah lama menjadi mitranya. Penggabungan ini membuat SanDisk bisa stabil dalam pasokan NAND, bahkan memperluas teknologinya seperti 3D NAND. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Toshiba Pertimbangkan Lego Bisnis Chip ke WD"

Post a Comment