Wisata Malam di Pekanbaru, Asyiknya Berburu Durian

Pekanbaru - Traveler yang sedang liburan ke Pekanbaru ternyata bisa berwisata malam juga lho. Aktivitasnya tentu saja berburu durian yang sangat lezat yang banyak berjejer di pinggir jalan Kota Pekanbaru. Yuk, coba!

Seperti layaknya kota besar di Pulau Sumatera seperti Palembang dan Medan, Kota Pekanbaru juga tak bisa lepas dari yang namanya durian. Di kota ini, rupanya ada banyak pedagang durian yang memamerkan dagangannya di pinggir jalan. Salah satu tempat di mana traveler bisa mencobanya ada di sepanjang Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru.

Di sela-sela kegiatan Famtrip Pesonna Hotel Pekanbaru, detikTravel berwisata malam untuk mencoba durian-durian yang tampak menggiurkan ini. Dengan berjalan kaki dari Pesonna Hotel Pekanbaru selama kurang lebih 10 menit, mulailah terlihat para pedagang durian ini. Mereka mangkal di seberang Hotel Pangeran Pekanbaru.

Nama kedai yang saat itu detikTravel kunjungi yaitu Pondok Durian. Pemiliknya, Irfan Heri Effendi (47) sudah menekuni usaha ini selama kurang lebih 21 tahun lamanya, tetapi untuk mangkal di Jalan Sudirman ini Irfan merintisnya sejak tahun 2003.

"Sejak 2003, sudah 14 tahun ya. Kita cari lokasi yang luas saja, dapatnya lahan ini. Ini buka tiap hari, dari mulai jam 08.00 pagi sampai 12 malam," ujar Irfan kepada detikTravel, Kamis (19/1/2017).

Irfan Heri Effendi, pemilik kedai Pondok Durian (Wahyu/detikTravel)Irfan Heri Effendi, pemilik kedai Pondok Durian (Wahyu/detikTravel)
Tak butuh waktu lama, kami langsung meminta Irfan untuk memilihkan durian yang rasanya mantap. Saat itu kami memesan 2 buah durian yang ukurannya sedang. Satu buah durian dihargai Irfan sebesar Rp 25 ribu saja.

Sayang durian yang ada di lapak Irfan bukanlah asli Pekanbaru, melainkan didatangkan dari daerah Payakumbuh, Sumatera Barat. Tapi tak mengapa, yang penting bisa icip-cicip rasa durian dari Sumatera.

"Ini dari Payakumbuh. Musim durian di Pekanbaru sudah lewat, 2 bulan yang lalu habis musimnya. Kita datangkan durian dari Bengkulu, Palembang, Jambi, Sumbar, Riau, cuma Aceh saja yang tidak masuk. Kalau lagi pas banjir durian, harganya Rp 18 ribu per biji. Sekarang harganya kalau kecil Rp 25 ribu, sedang Rp 35 ribu, dan besar Rp 60 ribu," terang Irfan.

Durian-durian di lapak Irfan (Wahyu/detikTravel)Durian-durian di lapak Irfan (Wahyu/detikTravel)
Setelah dipilih-pilih, akhirnya 2 durian pilihan tersaji di atas meja kami. Dari baunya saja sudah bisa tercium bahwa durian ini memang telah matang dari pohon. Kalau soal rasa, baru ketahuan bila kita mencicipinya.

Dan ternyata.. rasa durian ini memang mantap! Ada rasa manis yang terasa. Daging buahnya cukup tebal, dan bijinya pun kecil. Tak cukup makan 1 butir, rasanya ingin nambah lagi dan lagi.

Di lapak Irfan, ternyata tak hanya menjual durian utuh saja, melainkan ada pula pancake durian, lempok durian, es krim durian, hingga sop durian. Harganya mulai dari Rp 5 ribu untuk es krim, hingga Rp 80 ribu untuk pancake durian isi 12.

Durian yang kami icipi malam itu rasanya mantap (Wahyu/detikTravel)Durian yang kami icipi malam itu rasanya mantap (Wahyu/detikTravel)
Sedikit tips memilih durian dari Irfan, yaitu dari baunya. Bau durian yang matang akan sangat tajam, sementara durian yang belum matang benar baunya tidak akan keluar. Tapi untuk bisa punya kemampuan ini, traveler nampaknya mesti rajin-rajin mencium durian karena pengalaman yang akan menentukan.

"Awalnya 5 tahun pertama, saya belum bisa pilih durian bagus. Durian saya banyak yang rusak. Itu tergantung berapa lama kita memegang profesi ini. Kalau awal-awal kita memang tak bisa nandain, tapi kalau sudah lama penciumannya pasti akan beda sama orang yang bukan profesinya," imbuh Irfan.

Traveler yang penasaran bisa juga berburu durian Pekanbaru ini malam-malam. Berwisata malam tak melulu berkonotasi negatif, bisa juga dengan berburu durian seperti yang saya lakukan di Pekanbaru. Yuk, kamu mesti coba juga ya!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Wisata Malam di Pekanbaru, Asyiknya Berburu Durian"

Post a Comment